Jumat, 07 Agustus 2026

Lindungi Mata dengan Sunglasses dan Insto Dry Eyes

 


Pernah nggak sih, niatnya cuma mau jalan pagi sebentar, tapi baru beberapa menit sudah mulai merasa mata perih, sepet, atau seperti ada sesuatu yang mengganjal?

Saya cukup sering mengalami momen seperti ini. Padahal jalan pagi itu menyenangkan. Udara masih terasa lebih segar, suasana belum terlalu ramai, dan rasanya badan juga lebih ringan setelah bergerak sebentar. Tapi ada satu hal yang kadang suka terlupakan: mata juga perlu dilindungi.

Apalagi kalau jalan paginya melewati jalanan yang cukup ramai. Ada debu, asap kendaraan, angin, sampai partikel-partikel kecil yang beterbangan dan bisa bikin mata terasa tidak nyaman.

Makanya, sekarang kalau mau jalan pagi, ada dua benda yang sebisa mungkin saya siapkan: sunglasses dan INSTO Dry Eyes.

Jalan Pagi, Sunglasses Jangan Sampai Ketinggalan

Dulu saya mengira sunglasses itu lebih banyak soal gaya. Biar kalau difoto saat jalan pagi kelihatan lebih kece, begitu kira-kira. 😄

Ternyata fungsinya lebih dari itu. Saat berjalan di luar rumah, mata bisa terpapar debu dan berbagai partikel dari lingkungan sekitar. Belum lagi kalau mata sedang terasa kering, paparan angin bisa membuat rasa perih dan sepet semakin terasa. Karena itu, memakai sunglasses saat jalan pagi sekarang sudah seperti bagian dari perlengkapan wajib saya. 

Bukan cuma supaya mata terlindungi dari debu, tetapi juga supaya mata terasa lebih nyaman ketika berada di luar ruangan. Biasanya saya jalan pagi sambil menikmati suasana sekitar. Kadang sambil mendengarkan lagu, kadang hanya menikmati udara pagi dan melihat orang-orang yang juga mulai beraktivitas.

Momen sederhana seperti ini justru yang saya suka. Tidak perlu pergi jauh. Tidak perlu membuat agenda yang ribet. Cukup keluar rumah, berjalan beberapa putaran, menghirup udara pagi, lalu pulang dengan badan yang terasa lebih segar. Tapi kalau mata mulai terasa perih dan kering, tentu jadi kurang menikmati perjalanan.

Mata Kering Bisa Bikin Jalan Pagi Jadi Kurang Nyaman

Salah satu hal yang cukup mengganggu ketika sedang beraktivitas di luar adalah mata kering. Rasanya bisa sepet, perih, panas, atau seperti ada pasir kecil di mata. Padahal tidak sedang menangis atau kurang tidur sekalipun, mata tetap bisa terasa tidak nyaman.

Apalagi setelah terkena angin cukup lama atau berada di lingkungan yang banyak debunya. Nah, daripada baru kelabakan mencari obat tetes mata ketika mata sudah terasa tidak nyaman, saya lebih suka menyediakan dari rumah.



Salah satunya adalah INSTO Dry Eyes.

Buat saya, punya INSTO Dry Eyes di rumah itu seperti menyediakan perlengkapan kecil yang sewaktu-waktu dibutuhkan. Terutama ketika mata mulai terasa kering dan membutuhkan kelembapan tambahan.

Jadi, sebelum berangkat jalan pagi, saya biasanya memastikan sunglasses sudah masuk tas. INSTO Dry Eyes juga tersedia di rumah, jadi kalau sewaktu-waktu mata terasa kering, saya tidak perlu bingung mencarinya.

Jangan Menunggu Mata Terasa Perih Baru Peduli

Kadang kita memang suka begitu. Kalau badan pegal, langsung cari minyak atau balsem. Kalau haus, langsung cari minum. Tapi kalau mata terasa sepet sedikit, masih suka dianggap, “Ah, nanti juga hilang.”

Padahal mata juga menemani kita melakukan banyak hal sepanjang hari. Bangun tidur sudah melihat layar ponsel. Bekerja di depan laptop. Membaca pesan. Menonton. Mengurus pekerjaan rumah. Lalu sore atau pagi hari masih ingin menikmati waktu di luar rumah. Makanya, menurut saya, menjaga kenyamanan mata juga bagian dari merawat diri. 

Tidak harus sesuatu yang rumit. Bisa dimulai dari kebiasaan sederhana seperti menggunakan sunglasses saat berada di luar ruangan dan menyediakan tetes mata yang sesuai untuk membantu mengatasi mata kering. Buat saya, jalan pagi adalah salah satu bentuk me time yang sederhana. Tidak mahal, tidak membutuhkan persiapan panjang, tetapi manfaatnya terasa.

Dan saya ingin momen sederhana itu tetap menyenangkan tanpa harus terganggu mata yang tiba-tiba terasa perih atau kering.

Sunglasses dan INSTO Dry Eyes, Teman Jalan Pagi Saya

Sekarang kalau ditanya apa yang saya siapkan sebelum jalan pagi, jawabannya sederhana: sepatu yang nyaman, air minum, sunglasses, dan tentu saja memastikan INSTO Dry Eyes tersedia di rumah. Karena menikmati pagi bukan cuma soal badan yang sehat dan pikiran yang lebih tenang, tapi juga soal memastikan mata tetap nyaman menemani setiap langkah. Jadi, buat yang punya kebiasaan jalan pagi seperti saya, jangan cuma ingat pakai sepatu dan sunscreen, ya.

Mata juga jangan dilupakan.

Lindungi mata dari debu dan angin dengan sunglasses, dan kalau mata terasa kering, pastikan ada INSTO Dry Eyes yang siap digunakan sesuai petunjuk pada kemasan. Karena ternyata, jalan pagi yang sederhana pun bisa terasa jauh lebih menyenangkan ketika kita benar-benar memperhatikan hal-hal kecil yang sering terlupakan.

Dan buat saya, salah satunya ya… menjaga mata tetap nyaman. Soalnya sayang banget kan, sudah keluar rumah pagi-pagi, sudah niat menikmati udara segar, eh malah sibuk mengucek mata karena perih. 😄

Rabu, 22 Juli 2026

Menikmati Semangkuk Misoa Hangat yang Autentik di Blok M, Cuma Rp58.000!

 

Misoa blok M

Ada satu hal yang selalu berhasil membuat suasana makan bersama anak terasa lebih hangat, yaitu menemukan tempat makan yang enak, nyaman, dan harganya masih masuk akal. Beberapa waktu lalu, setelah menghabiskan waktu jalan-jalan di kawasan Blok M, kami memutuskan untuk mampir ke sebuah restoran yang menyajikan menu Misoa. Awalnya hanya penasaran karena tempatnya cukup ramai, ternyata setelah mencicipinya, saya langsung paham kenapa banyak orang merekomendasikannya.

Semangkuk Misoa Special yang saya pesan dibanderol sekitar Rp58.000. Buat saya, harga tersebut masih cukup sepadan dengan kualitas rasa, porsi, dan bahan-bahan yang disajikan.

Dari tampilannya saja sudah menggugah selera. Kuah beningnya terlihat jernih dengan aroma kaldu yang begitu harum. Begitu mangkuk disajikan di meja, uap hangatnya langsung membuat perut semakin lapar.

Yang paling menarik tentu saja adalah tekstur misoa yang lembut dan halus. Berbeda dengan mi pada umumnya, misoa memiliki tekstur yang lebih ringan sehingga nyaman disantap, apalagi ketika disajikan dalam kuah hangat. Rasanya sederhana, tetapi justru di situlah letak keistimewaannya.

Semangkuk misoa ini juga dilengkapi berbagai topping yang membuat rasanya semakin kaya. Ada telur puyuh, bakso ikan, sayuran hijau segar, daun bawang, bawang goreng, serta sambal yang bisa ditambahkan sesuai selera. Perpaduan semua bahan tersebut menghasilkan rasa yang menurut saya benar-benar autentik.

Kuahnya menjadi bintang utama. Gurihnya terasa alami tanpa berlebihan. Tidak terlalu asin, tidak terlalu berminyak, tetapi tetap memberikan rasa yang dalam di setiap suapan. Saya bahkan menikmati kuahnya sampai habis.

Salah satu alasan saya menyukai restoran ini adalah kualitas bahan makanannya yang terasa segar. Sayuran masih renyah, bakso ikannya kenyal, sementara telur puyuh memberikan tambahan rasa gurih yang pas. Semua elemen di dalam mangkuk terasa saling melengkapi.

Anak saya pun menikmati makanannya dengan lahap. Biasanya cukup sulit mencari menu yang bisa kami nikmati bersama karena selera kami berbeda. Namun kali ini, semangkuk misoa berhasil menjadi pilihan yang memuaskan. Kami bahkan sempat saling mencicipi topping favorit masing-masing sambil mengobrol santai. Momen sederhana seperti ini justru menjadi bagian yang paling saya syukuri.

Selain rasanya yang enak, suasana restorannya juga nyaman untuk makan bersama keluarga maupun teman. Pelayanannya cepat sehingga kami tidak perlu menunggu terlalu lama meski pengunjung cukup ramai saat jam makan.


Harga Misoa Blok M


Menurut saya, harga Rp58.000 memang bukan yang paling murah untuk semangkuk mi. Namun jika melihat kualitas rasa, kebersihan, porsi, dan pengalaman makan yang didapatkan, nilainya terasa sebanding. Kadang kita memang tidak hanya membayar makanan, tetapi juga pengalaman menikmati waktu bersama orang tersayang.

Kalau sedang berada di kawasan Blok M dan ingin mencari makanan berkuah yang hangat, ringan, tetapi tetap mengenyangkan, restoran Misoa ini layak masuk dalam daftar kuliner yang wajib dicoba. Cocok dinikmati saat cuaca sedang mendung, setelah lelah berjalan kaki, atau sekadar ingin menikmati comfort food yang sederhana namun berkesan.

Bagi saya, semangkuk misoa hangat ini bukan hanya soal rasa yang autentik, tetapi juga menjadi pengingat bahwa kebahagiaan sering kali hadir dari hal-hal sederhana. Duduk semeja bersama anak, menikmati makanan favorit, berbincang tanpa terburu-buru, lalu pulang dengan hati yang hangat. Rasanya, momen seperti inilah yang selalu ingin saya ulangi setiap kali berkunjung ke Blok M.